Showing posts with label Nabi Muhammad SAW. Show all posts
Showing posts with label Nabi Muhammad SAW. Show all posts
Saturday, June 18, 2011
Thursday, November 25, 2010
Skill Kepemimpinan Nabi Muhammad - Part 1
Beberapa guru leadership barat telah merangkum skill atau kemampuan apa yang harus di miliki seseorang untuk menjadi seorang pemimpin. Seperti yang ditulis oleh guru leadership Burt Nanus dalam Megaskills of Leadership, dan ternyata sudah ada pada diri Nabi Muhammad. Skill apa saja itu?
Itulah sekelumit tentang kempimpinan Nabi Muhammad, semoga artikel in bisa menambah pengetahuan anda mengenai bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik.
Sumber: Muhammad SAW The Super Leader Super Manager
Berpandangan Jauh artinya mata anda harus memandang horizon yang jauh, meskipun kaki anda sedang melangkah ke arahnya.
Nabi Muhammad = Ketika menggali parit (khandaq) di sekitar kota Madinah beliau "melihat" kejayaan Muslim mencapai Syam, Parsi dan Yunani.
Menguasai Perubahan artinya anda mengatur kecepatan, arah dan irama perubahan dalam organisasi sehingga pertumbuhan dan evolusinya seiring dengan perubahan dari luar.
Nabi Muhammad = Hijrah ke Madinah merupakan suatu perubahan yang diprakarsai Muhammd dan mampu mempengaruhi peta dan arah peradaban dunia.
Desain Organisasi artinya anda adalah seorang pembangun organisasi yang mempunyai wewenang dan mampu mewujudkan visi yang diinginkan.
Nabi Muhammad = Beliau mendesain bentuk tatanan sosial baru di Madinah segera sesudah beliau hijrah ke kota itu. Misalnya mempersaudarakan muhajirin dan anshar, menyusun piagam Madinah, membangun pasar dan masjid.
Pembelajaran Antisipatoris artinya anda pembelajar seumur hidup yang berkomitmen untuk mempromosikan pembelajaran organisasi.
Nabi Muhammad = Beliau selalu mendorong untuk selalu belajar sepanjang hidup. Sabdanya "Tuntulah ilmu sejak dari buaian ibu sampai liang lahat"
Inisiatif artinya anda mendemonstrasikan kemampuan untuk membuat berbagai hal menjadi kenyataan.
Nabi Muhammad = Penaklukan Mekkah dengan damai merupkan bukti keberhasilan kepemimpinan Muhammad SAW
Penguasaan Interdependensi artinya anda menginspirasi orang lain untuk saling berbagi gagasan dan kepercayaan, untuk berkomunikasi dengan baik dan rutin dan mencari pemecahan masalah secara kolaboratif.
Nabi Muhammad = Beliau sering meminta pendapat para sahabat dalam persoalan-persoalan strategis misalnya dalam penentuan strategi perang dan urusan sosial kemasyarakatan.
StandarIntegritas Yang Tinggi artinya anda fair, jujur, toleran terpercaya, peduli, terbuka, loyal dan berkomitmen terhadap tradisi masa lalu yang terbaik.
Nabi Muhammad = Beliau seorang yang adil dalam memutus perkara, jujur dan toleran terhadap penganut agama lain.
Itulah sekelumit tentang kempimpinan Nabi Muhammad, semoga artikel in bisa menambah pengetahuan anda mengenai bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik.
Sumber: Muhammad SAW The Super Leader Super Manager
Monday, March 22, 2010
Sifat-Sifat Dasar Kepemimpinan, Semua Sudah Ada Dalam Diri Muhammad SAW
Beberapa waktu yang lalu saya menulis artikel mengenai pernikahan agung Muhammad SAW. Nah, pada kesempatan ini. Saya ingin menyampaikan dalam diri Muhammad SAW terdapat bukti-bukti kepemimpinan yang baik dan tentunya kepemimpinan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW tidak harus menunggu pembenaran dari teori-teori kepemimpinan dan manajemen modern karena apa yang beliau contohkan telah terbukti berhasil.
Sebagai gambaran bahwa pada diri Muhammad SAW ditemukan berbagai karakter pemimpin yang dirumuskan oleh para guru leadership. berikut beberapa teori kepemimpinan dan aplikasinya pada kepemimpinan Rasulullah SAW:
1. Visioner (Guiding Vision), mempunyai ide yang jelastentang apa yang diinginkan. Secara profesional atau pribadi dan punya kekuatan untuk bertahan ketika mengalami kemunduran atau kegagalan.
2. Kemauan Kuat (Passion), mencintai apa yang dikerjakan dan mempunyai kesungguhan yang luar biasa dalam menjalani hidup, dikombinasikan dengan kesungguhan dalam bekerja, menjalani profesi dan bertindak.
3. Integritas (Intergrity), integritas anda diperoleh dari pengetahuan sendiri dan kedewasaan. Tahu kekuatan dan kelemahan sendiri, teguh memegang prinsip dan belajar dari pengalaman begaimana belajar dari dan bekerja dengan orang lain.
4. Amanah (Trust), memperoleh kepercayaan dari orang lain.
5. Rasa Ingin Tahu (Curiosity), ingin tahu segala hal dan ingin belajar sebanyak mungkin.
6. Berani (COurage), berani mengambil resiko, bereksperimen dan mencoba hal-hal baru.
Itulah sifat-sifat dasar yang di teorikan oleh guru-guru kepemimpinan dan ternyata, semua itu sudah ada dalam diri Rasulullah SAW. Semoga sahabat blogger dapat manfaat dari artikel ini.
Source: Muhammad SAW The Super Leader Super Manager
Sebagai gambaran bahwa pada diri Muhammad SAW ditemukan berbagai karakter pemimpin yang dirumuskan oleh para guru leadership. berikut beberapa teori kepemimpinan dan aplikasinya pada kepemimpinan Rasulullah SAW:
1. Visioner (Guiding Vision), mempunyai ide yang jelastentang apa yang diinginkan. Secara profesional atau pribadi dan punya kekuatan untuk bertahan ketika mengalami kemunduran atau kegagalan.
- Dalam diri Muhammad SAW, beliau sering memberikan berita gembira mengenai kemenangan dan keberhasilan yang akan diraih oleh pengikutnya di kemudian hari. Visi yang jelas ini mampu membuat para sahabat untuk tetap sabar dan tabah meskipun perjuangan dan rintanganbegitu berat.
2. Kemauan Kuat (Passion), mencintai apa yang dikerjakan dan mempunyai kesungguhan yang luar biasa dalam menjalani hidup, dikombinasikan dengan kesungguhan dalam bekerja, menjalani profesi dan bertindak.
- Dalam diri Muhammad SAW, berbagai cara yang dilakukan musuh-musuhnya untuk menghentikan perjuangan tidak pernah berhasil. Beliau tetap tabah, sabar dan sungguh-sungguh.
3. Integritas (Intergrity), integritas anda diperoleh dari pengetahuan sendiri dan kedewasaan. Tahu kekuatan dan kelemahan sendiri, teguh memegang prinsip dan belajar dari pengalaman begaimana belajar dari dan bekerja dengan orang lain.
- Dalam diri Muhammad SAW, dikenal memiliki integritas yang tinggi, berkomitmen terhadap apa yang dikatakan dan diputuskannya dan mampu membangung tim yang tangguh seperti terbukti dalam berbagai ekspedisi militer.
4. Amanah (Trust), memperoleh kepercayaan dari orang lain.
- Dalam diri Muhammad SAW, belliau dikenal sebagai orang yang sangat terpercaya (Al-Amin) dan ini diakui oleh musuh-musuhnya seperti Abu Sufyan ketika ditanya Hiraklius (Kaisar Romawi) tentang prilaku Muhammad SAW.
5. Rasa Ingin Tahu (Curiosity), ingin tahu segala hal dan ingin belajar sebanyak mungkin.
- Dalam diri Muhammad SAW, wahyu pertama yang diturunkan adalah perintah untuk belajar (Iqra').
6. Berani (COurage), berani mengambil resiko, bereksperimen dan mencoba hal-hal baru.
- Dalam diri Muhammad SAW, kesanggupan memikul tugas kerasulan dengan segala resiko adalah keberanian yang luar biasa.
Itulah sifat-sifat dasar yang di teorikan oleh guru-guru kepemimpinan dan ternyata, semua itu sudah ada dalam diri Rasulullah SAW. Semoga sahabat blogger dapat manfaat dari artikel ini.
Source: Muhammad SAW The Super Leader Super Manager
Wednesday, January 6, 2010
Pernikahan Agung Muhammad SAW

Kali ini saya mau menulis artikel tentang pernikahan Nabi Muhammad SAW dengan Khadijah. Sebagai bentuk inspirasi lanjutan untuk selalu menyayangi pasangan.
Ok, selamat membaca.
Muhammad SAW menikah untuk pertama kali ketika berumur 25 tahun (yang sudah 25 tahun menikah ya?hehe) dengan Khadijah binti Khuwaylid. Sebelumnya hubungan mereka adalah hubungan antara pemilik modal dan bisnis manager. Belakangan Khadijah tertarik untuk membina rumah tangga dengan Muhammad SAW dan mengutarakan rencannya itu kepada keluarga Muhammad SAW.
Baik keluarga Muhammad SAW maupun Khadijah menyetujui rencana pernikahan keduannya. Sesuai dengan adat setempat, pihak laki-laki harus memberi mas kawin tanpa di perkenankan menggangu harta pihak perempuan. Dengan 20 ekor unta muda sebagai mas kawin (sumber lain mengatakan di tambah emas 12,5 ons dari hartanya sendiri), Muhammad SAW melangsungkan pernikahan dengan Khadijah pada tahun 595 M. Yang menjadi wali bagi Khadijah adalah pamannya 'Amr bin Asad, karena ayahnya, Khuwaylid, sudah meninggal. Sementara keluarga Muhammad SAW diwakili oleh abbas bin Abdul Muthalib. Setelah menikah, Muhammad SAW pindah ke rumah Khadijah. Inilah perkawinan Muhammad SAW yang pertama. Ia baru menikah lagi setelah Khadijah wafat.
Khadijah adalah lambang ketulusan dan tempat Muhammad SAW menemukan ketentraman dan kedamaian dari segala kegelisahan yang di temuinya. Khadijah lah yang menentramkan hati Muhammad SAW ketika beliau dalam kekhawatirann yang sangat besar saat bertemu pertama kali dengna Jibril di gua Hira. Dengan lembut Khadijah berkata. "Wahai putra pamanku. Bergembiralah dan tabahkan hatimu! Demi Dia Yang memegang hidup Khadijah, aku berharap kiranya engkau akan menjadi Nabi atas umat ini. Sama sekali Allah takkan mencomooh engkau sebab engkaulah mempererat tali kekeluargaan, jujur dalam kata-kata. Engkau yang mau memikul beban orang lain dan menghormati tamu serta menolong mereka yang dalam kesulitan atas jalan yang benar."
Semoga dapat menjadi inspirasi cinta terhadap pasangan kita!
(Muhammad SAW - The Super Leader The Super Manager)
Subscribe to:
Posts (Atom)






